+8618264731111

Berapa Indeks Kekuatan Struktur Baja yang Ditentukan Oleh Elastisitas?

Aug 25, 2024

1. Kekuatan
Indeks kekuatan baja ditentukan oleh elastisitasnya (σ e), rendemen (σ y), dan kekuatan tarik (σ u). Desain ini didasarkan pada kekuatan luluh baja. Kekuatan luluh yang tinggi dapat mengurangi berat struktur, menghemat baja, dan menurunkan biaya. Kekuatan tarik σ u adalah tegangan yang dapat ditahan oleh baja sebelum hancur. Pada titik ini, struktur kehilangan kinerjanya karena deformasi plastis yang signifikan, namun deformasi tersebut besar dan tidak dapat memenuhi persyaratan untuk menahan gempa bumi yang jarang terjadi. Nilai σ Qi/σ y dapat dikatakan sebagai parameter cadangan kekuatan baja.


2. Plastisitas
Plastisitas baja biasanya mengacu pada karakteristik deformasi plastis yang signifikan tanpa patah setelah tegangan melebihi titik leleh. Indikator utama untuk mengukur kapasitas deformasi plastis baja adalah penurunan laju perpanjangan δ dan luas ψ.


3. Kinerja lentur dingin
Kinerja lentur dingin suatu baja adalah ukuran ketahanannya terhadap retak ketika dibengkokkan pada suhu kamar untuk menghasilkan deformasi plastis. Kinerja lentur dingin baja adalah uji lentur dingin yang digunakan untuk menguji kinerja deformasi lentur baja dengan derajat lentur tertentu.


4. Ketangguhan benturan
Ketangguhan impak baja mengacu pada kemampuannya menyerap energi kinetik mekanik ketika terkena beban impak selama proses tumbukan. Mengukur ketahanan benturan baja terhadap beban tumbukan merupakan sifat mekanik yang dapat menyebabkan patah getas akibat suhu rendah dan konsentrasi tegangan. Biasanya indeks ketangguhan impak baja diperoleh melalui pengujian impak benda uji standar.


5. Kinerja pengelasan
Kinerja pengelasan baja mengacu pada perolehan sambungan las berkinerja tinggi dalam kondisi proses pengelasan. Kinerja pengelasan dapat dibagi menjadi dua jenis: kinerja pengelasan selama proses pengelasan dan kinerja pengelasan saat digunakan. Kinerja pengelasan selama proses pengelasan mengacu pada sensitivitas lapisan las dan logam di dekat lapisan las terhadap proses pengelasan tanpa retakan termal atau pendinginan, sehingga tidak menghasilkan retakan susut pendingin. Kinerja pengelasan yang baik berarti bahwa dalam kondisi proses pengelasan tertentu, logam yang dilas dan logam dasar di dekatnya tidak akan menimbulkan retakan. Kinerja pengelasan dalam hal kinerja mengacu pada ketangguhan dampak lapisan las dan keuletan zona yang terkena panas. Mengharuskan sifat mekanik baja di zona pengelasan dan terkena panas tidak lebih rendah dari logam dasar. Di Cina, metode uji kinerja pengelasan menggunakan teknologi pengelasan diadopsi, dan metode uji kinerja pengelasan menggunakan kinerja juga diadopsi.


6. Daya Tahan
Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi keawetan baja. Pertama, ketahanan baja terhadap korosi buruk, dan tindakan perlindungan harus diambil untuk mencegah korosi dan karat pada baja. Tindakan perlindungan mencakup perawatan berkala terhadap cat, pelat baja galvanis, dan tindakan perlindungan khusus terhadap media yang sangat korosif (seperti asam, alkali, garam, dll.), seperti menggunakan tindakan "perlindungan anodik" untuk mencegah korosi jaket. Ingot seng dipasang pada selubungnya, dan elektrolit air laut pertama-tama akan secara otomatis menimbulkan korosi pada ingot seng, sehingga melindungi selubung baja. Kedua, karena suhu tinggi dan beban baja dalam jangka panjang, kekuatan patahnya jauh lebih rendah daripada kekuatan jangka pendeknya. Oleh karena itu, kekuatan baja jangka panjang pada suhu tinggi harus ditentukan. Seiring berjalannya waktu, baja secara otomatis akan mengeras dan menjadi rapuh yang dikenal dengan fenomena “penuaan”. Untuk baja dengan beban suhu rendah, ketangguhan impaknya harus diuji.

 

Kirim permintaan